Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

Kadar Oksigen Rendah, Sekumpulan Paus Terdampar Kanal Ponorogo

2:58 AM Add Comment
PONOROGO.BIZ kadar oksigen yang menurun dan salinitas air diduga menjadi salah satu penyebab yang menyebabkan puluhan paus di sebuah pantai di desa Randupitu, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Rabu.

Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, Surabaya, mengungkapkan bahwa ia kemungkinan bahwa arus kuat di Laut Jawa utara telah membawa paus ke darat.

Menurut data, angin kencang lebih dari 28 knot disebabkan laut lepas dengan 2-3,5 gelombang meteran. Gelombang tinggi juga menyebabkan tingkat oksigen menurun jauh di bawah permukaan dan menurunkan salinitas air, yang disertai dengan kenaikan permukaan laut.

BMKG menambahkan bahwa ketiga unsur ini telah menyebabkan ikan dalam air untuk bermigrasi ke permukaan, menyebabkan banyak dari mereka menjadi terjebak di perairan dangkal.

Seperti diberitakan sebelumnya, 32 paus yang ditemukan di pantai di desa Randupitu, sekitar 106 kilometer timur dari Surabaya, Rabu.

Kepala Badan Sumber Daya Konservasi East Java Alam (BBKSDA) Ayu Dewi Utari mengatakan bahwa pada siang pada hari Kamis, sembilan dari paus pilot telah meninggal karena kekurangan oksigen. “Tujuh paus ditemukan mati di pantai desa Randupitu sementara dua lainnya ditemukan di Bentar pantai, sekitar 5 kilometer sebelah barat dari lokasi di mana pod paus pilot pertama kali ditemukan,” kata Ayu.
BACA JUGA :  Jokowi Ingin Peningkatan Memerangi Narkoba

Aktivis ProFauna Indonesia Rosek Nursahid mengatakan alasan paus telah menjadi terdampar itu belum diketahui.

Namun, ia menambahkan bahwa paus umumnya menjadi terperangkap di perairan dangkal untuk salah satu dari empat alasan.

“Yang paling mungkin Pasalnya, kelompok paus mencari makanan, yang telah terakumulasi di air dangkal. Mereka kemudian dibawa oleh arus yang kuat ke pantai dan kemudian tidak bisa kembali ke laut dalam, “kata Rosek.

Sebuah tim dokter hewan dari Universitas Airlangga, Surabaya, telah dikirim untuk menghapus paus mati dan melakukan otopsi untuk mengungkap penye

from Berita Ponorogo http://ift.tt/1UIAY1v
Kadar Oksigen Rendah, Sekumpulan Paus Terdampar Kanal Ponorogo

Selama 6 Tahun Setubuhi Cucu ,Bai Mengaku Khilaf Kanal Ponorogo

3:03 AM Add Comment
PONOROGO.BIZ,PALEMBANG - Aksi tak terpuji dilakukan Bai (67). Dia menyetubuhi cucunya sehingga harus mendekam di balik jeruji besi, setelah aparat Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Palembang, menangkapnya, Jumat (17/6/2016).

Ironisnya, aksi bejat itu dilakukan tersangka sejak enam tahun lalu. Saat itu, korban berinisial T masih berusia sembilan tahun. Setiap kali selesai melampiaskan nafsu bejatnya, tersangka selalu memberikan uang sebesar Rp10 ribu hingga Rp20 ribu kepada korban.

Perbuatan tersangka terbongkar setelah korban T menceritakan kejadian itu kepada keluarganya, yang akhirnya langsung melapor ke polisi.

"Berdasarkan laporan itu kita lakukan penangkapan tersangka. Dari pengakuannya, persetubuhan itu sudah dilakukannya berkali-kali," ungkap Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede.

Menurut Maruly, aksi bejat itu dilakukan tersangka di kediamannya di Kecamatan Kalidoni, Palembang. "Tersangka dan korban tinggal satu rumah, karena korban sudah tidak mempunyai orangtua. Tersangka membujuk rayu korban, hingga terjadilah perbuatan asusila itu," terangnya.

Kini, lanjut Kasat, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. "Kita jerat tersangka dengan Pasal 81 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara," tegasnya.

Sementara itu, tersangka Bai mengatakan perbuatan itu dilakukannya lantaran tergiur dengan kemolekan tubuh cucu kandungnya yang sedang beranjak remaja tersebut.

Meski melakukan berkali-kali, dirinya mengaku khilaf. "Saya lupa berapa kali melakukannya. Awalnya saya melakukannya di dapur, tapi waktu itu cuma pegang-pegang saja," katanya.

Setelah kejadian pertama, tersangka ketagihan. Lantaran tak mampu lagu membendung nafsu, dia pun akhirnya nekat menyetubuhi korban. "Saya benar-benar khilaf. Saya tidak tahu mengapa bisa seperti itu, padahal saya masih punya istri. Saya menyesal," ujarnya.


from Berita Ponorogo http://ift.tt/1Yyjtq9
Selama 6 Tahun Setubuhi Cucu ,Bai Mengaku Khilaf Kanal Ponorogo

Polisi Perketat Jalur Tikus,Jelang Lebaran Bandar Sering Titip Narkoba Pada TKI Mudik Kanal Ponorogo

4:42 PM Add Comment
PONOROGO.BIZ Polda Kepri memusnahkan sebanyak 390 gram sabu dan 204 butir ekstasi, dengan cara di aduk dalam air panas. Barang bukti sabu tersebut merupakan tangkapan dari empat laporan polisi. Dari empat laporan itu, polisi menetapkan lima tersangka. Salah satunya merupakan warga negara Malaysia.
“Lima tersangka tersebut yakni Rb,Y,Sdd, Di dan Ar,” kata Direktur Ditresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol, Jamaludin pada Batam Pos, kemarin.

Ia menjelaskan bahwa warga Malaysia yang ketahuan membawa narkoba tersebut berinisial R. Jamal menjelaskan kronologis penangkapan tersebut, bermula dari informasi masyarakat.
N membawa sabu seberat 175 gram dari Malaysia. Sabu tersebut N, masukan ke dalam kaos kakinya. Dan hal ini luput dari pengamatan pihak imigrasi dan bea cukai. Tapi karena sudah ada informasi di dapat polisi, dengan mudah N dicokok di depan pintu pelabuhan Internasional Batamcenter.
“Dari lima orang tersebut ada juga perempuan berinisial R. Ia ketahuan membawa 204 butir ekatasi. Ekstasi itu untuk diedarkan di wilayah Kepri,” ungkap Jamal.


Mengenai lemahnya pengawasan dari pemerintah Malaysia. Jamaludin mengatakan pihaknya telah menjalin kerjasama dengan BNN. Selain juga bekerja sama dengan pihak kepolisian Malaysia.
Namun hal ini diakui oleh Jamal, masih belum efektif. Sehingga pihaknya mengatakan akan meningkatkan pengamanan. “Tak hanya pelabuhan internasional, tapi juga pelabuhan tikus,” ungkapnya.
Tak dipungkiri oleh Jamaludin, bahwa kurir narkoba dari luar negeri kebanyakan berasal dari TKI, baik itu yang ilegal maupun legal.

from Berita Ponorogo http://ift.tt/1UfOqjf
Polisi Perketat Jalur Tikus,Jelang Lebaran Bandar Sering Titip Narkoba Pada TKI Mudik Kanal Ponorogo

Petasan Membawa Petaka,Satu Bocah Terluka Tiga Wanita dan Ribuan Petasan Diamankan Kanal Ponorogo

3:04 AM Add Comment
PONOROGO.BIZ,DEMAK - Tiga wanita di Kabupaten Demak, Jawa Tengah ditangkap anggota Polres Demak karena menjual petasan. Dari tangan tiga tersangka itu, polisi mengamankan puluhan ribu butir petasan dan 3 Kg bahan petasan.

Para tersangka itu adalah Rukmini (62) warga Desa Karangsari Kecamatan Karangtengah Demak, Aminah (52) warga Desa Bungo Kecamatan Wedung Demak, dan Junaedah (40) warga Desa Karangsari Karangtengah Demak.

Kapolres Demak, AKBP Heru Sutopo mengatakan penangkapan ketiganya berawal dari pengembangan peristiwa meledaknya petasan yang mengakibatkan kerusakan pada tangan bocah bernama Luki Firmansah (11) hingga jari manis tangan kanannya terpaksa diamputasi.

"Petasan itu dibeli dari Rukmini, kemudian dikembangkan," kata Heru di Mapolres Demak, Kamis (16/6/2016).

Anggota Sat Reskrim Polres Demak dan Polsek Karangtengah yang melakukan penangkapan kemudian menangkap Aminah yang menjual bahan baku petasan. Aparat juga menangkap Junaedah karena telah menjual dan menyimpan petasan.

"Mereka ditangkap karena telah menyimpan, membuat dan menjual bahan peledak dan mercon atau petasan," tandasnya.

Dari tangan ketiganya diamankan barang bukti berupa petasan besar merk Leo sebanyak 1.435 biji, petasan kecil merk Leo 421 biji, petasan segitiga 1.920 biji, petasan rawit 4.300 biji, petasan korek 20.400 biji, serta bahan petasan seberat 3 kg.

"Tersangka dapat dijerat dengan Undang-undang Darurat No. 12 tahun 1951, dengan ancaman hukuman 18 tahun penjara," tegas Kapolres.

Sementara itu tersangka Rukmini mengaku menjual petasan karena terpaksa. Ia sudah mengetahui jika menjual petasan itu dilarang, namun Rukmini tetap melakukannya karena kebutuhan ekonomi jelang lebaran.

"Untungnya cuma Rp 2.000 per pack. Bisa buat cucu," ujar Rukmini.

Diberitakan sebelumnya, Luki yang merupakan warga Perum Wonowoso, Karangtengah, Demak kini dirawat di RS Islam NU Demak. Jari manis kanan Luki terpaksa diamputasi karena terkena ledakan petasan hari Selasa (14/6) lalu.





from Berita Ponorogo http://ift.tt/266djjy
Petasan Membawa Petaka,Satu Bocah Terluka Tiga Wanita dan Ribuan Petasan Diamankan Kanal Ponorogo

Sama-Sama Ngebut, Mobil Bertabrakan dengan Pikap di Bunkal Ponorogo Kanal Ponorogo

3:04 AM Add Comment
PONOROGO.BIZ,PONOROGO Sama-Sama Ngebut, Mobil Bertabrakan dengan Pikap di Bunkal Ponorogo – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pikap bermuatan sayur dan mobil pribadi terjadi di perempatan Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Rabu (15/6/2016). Kedua kendaraan tersebut ringsek dan pikap terguling hingga jarak lima meter.

Mobil pikap bernomor polisi AG 8993 DE dikemudikan Ali Mazhar, 52, warga Kediri. Sedangkan mobil pribadi dikendarai Sri Pramugari, 53, istri dari Kepala Puskesmas Bungkal, Awan Prijono.

Kapolsek Bungkal, AKP Beny Hartono, mengatakan kecelakaan lalu lintas itu terjadi pada Rabu sekitar pukul 05.40 WIB. Mobil yang mengalami kecelakaan lalu lintas itu salah satunya dikendarai Sri Pramugari, istri dari Kepala Puskesmas Bungkal.

Beny mengatakan saat itu Sri bergegas ingin ke rumah saudaranya yang ada di Ponorogo. Namun, saat di perempatan Desa Bancar, mobil yang dikendarai Sri mengalami kecelakaan dengan mobil pikap yang bermuatan sayur-sayuran.

“Ali, pengemudi mobil pikap itu sudah sering lewat sini untuk menjual sayuran di berbagai pasar di Ponorogo dan Trenggalek. Di perempatan Bancar, Ali akan belok ke kanan menuju utara. Saat berbelok justru menabrak mobil yang datang dari arah berlawanan,” kata dia.

Beny menuturkan saat itu kondisi jalanan masih sepi. Kedua mobil itu melaju dalam kondisi kencang hingga terlibat kecelakaan. Ujung depan mobil Sri menabrak bodi mobil pikap sebelah kiri.

Setelah mengalami tabrakan itu, Ali kesulitan untuk mengendalikan laju mobil pikapnya dan membanting kemudi ke sebelah kanan hingga mobil terguling.

“Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan lalu lintas itu, kedua korban hanya mengalami luka ringan. Kerugian material dari kecelakaan tersebut mencapai Rp15 juta, itu sudah termasuk sayuran yang akan dijual Ali,” jelas Beny.

from Berita Ponorogo http://ift.tt/1UyxFOB
Sama-Sama Ngebut, Mobil Bertabrakan dengan Pikap di Bunkal Ponorogo Kanal Ponorogo
google.com, pub-7272292895066217, DIRECT, f08c47fec0942fa0