![]() |
Menyorot video anti-Ahok dari aktivis mahasiswa HTI |
Sejak Senin (5/8), jagat media sosial riuh dengan sebuah video orasi dari aktivis Gerakan Mahasiswa Pembebasan (Gema Pembebasan) --organisasi mahasiswa yang diyakini berafiliasi dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).
Video itu menampilkan seorang pria yang memperkenalkan diri sebagai Boby Febrik Sedianto, aktivis Gema Pembebasan Universitas Indonesia. Guna menegaskan identitasnya, Boby mengenakan jas kuning kebanggaan UI, dan menyampaikan orasinya dengan latar gedung rektorat UI.
Rekaman berdurasi 1 menit 37 detik itu menjadi riuh karena pesannya yang menentang pencalonan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017.
Bukan sekadar menolak, Boby juga menyampaikan dalih yang menyoal latar belakang agama Ahok. Ia bahkan menggunakan label "kafir" kepada Ahok. Label itu pula yang menjadi alasan utama penolakan terhadap Ahok.
"Dia (Ahok) tidak becus untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran di Jakarta, harga melambung tinggi, bahkan kriminalitas di mana-mana," kata Boby, menambah alasan penolakan.
Video itulah yang menjadi sorotan di linimasa Twitter. Beberapa netizen, tampak menyesalkan orasi itu, karena disampaikan orang yang menyandang status mahasiswa UI. Berikut beberapa komentar netizen.


0 Komentar